Wanita Muda Meninggal Dunia Saat Aborsi, Polres KPH Ringkus Oknum ASN

InfoBengkulen.com – penyidik reskrim Polres Kepahiang, menangkapĀ  3 orang tersangka yang diduga terlibat dalam tindak aborsi yang mengakibatkanĀ  perempuan EA (23) meninggal dunia.

Ketiga tersangka ini yaitu pria berinisial AN (27) pegawai BUMN beralamat di Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara. Tersangka kedua pria RY (27) dan DE (36) perempuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di RSUD Kepahiang.

Kapolres Kepahiang, AKBP. Suparman melalui Kasat Reskrim Polres Kepahiang Iptu Doni Juniansyah dalam keterangan persnya mengungkapkan terungkapnya aborsi berakhir dengan meninggalnya EA berasal dari laporan keluarga.

“Laporan bermula dari pihak keluarga ke polisi ketika korban diketahui meninggal dunia di RSUD Kepahiang. Keluarga curiga dengan meninggalnya korban,” kata Iptu Doni dalam konfrensi persnya, Jumat (8/4/2022).

Setelah mendapatkan laporan dari pihak keluarga polisi bergerak cepat hingga meringkus ketiga tersangka. Dari ketiga tersangka polisi mengetahui bahwa korban meninggal karena menelan obat penggugur kandungan. Korban dalam keadaan hamil 11 minggu.

“AN kekasih korban. Korban bersama kekasihnya menggugurkan kandungan menelan pil penggugur kandungan. Pil itu didapat menggunakan resep dokter palsu yang dibuat DE, ASN RSUD. Lalu RY membeli pil itu ke apotek,” kata Iptu Doni.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 194 Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2009 Tentang kesehatan Jo Pasal 55 KUHPidana atau Pasal 56 KUHPidana atau Pasal 196 UU RI Nomor 36 tahun 2009 Tentang kesehatan Jo Pasal 55 KUHPidana atau Pasal 56 KUHPidana dengan ancaman hukuman 10 tahun dan denda paling banyak Rp.1.000.000.000

(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *